Acer Predator 21X, Gaming Laptop Seharga Moge 500 cc

Sebelum resmi melenggang di tahun CES 2017, Predator 21X telah lebih dulu Acer mengumumkan pada Agustus tahun 2016. Bahkan, Tekno Liputan6 berkesempatan melihat sebuah gaming laptop paling apik milik perusahaan asal Taiwan itu.

Sayang, ketika itu Acer enggan membeberkan spesifikasi dan juga biaya gaming laptop ini secara pasti. Untuk spesifikasinya, Predator 21X mengusung sebuah prosesor generasi baru Intel Core i7-7820HK dengan adanya dukungan RAM DDR4-2400 64GB, 4 buah SSD 512GB, dan juga hard drive (7200 RPM) 2TB.

Selain kemampuan hardware tinggi, Predator 21X pun juga menampilkan fitur technology eyetracking buatan Tobii. Fitur ini akan bisa melacak gerakan mata pemakai ketika hendak mengarahkan bidikan senjata ke arah lawan di dalam game.

Tidak cuma itu, serie ini pun juga di dukung dengan keyboard mekanikal Cherry MX, dan juga sebuah panel modular yang pada kedua sisinya menampilkan numberpad dan juga trackpad.

Fitur tambahan lain yang telah Acer sematkan di gaming laptop ini yakni 4 speakers lengkap dengan 2 subwoofer.

Tersedia juga 5 kipas pendingin di dalam body. Gunanya, apalagi jika bukan untuk menjaga temperatur laptop agar masih dingin ketika bermain game.

Soal biaya dan juga ketersediaa, Predator 21X di banderol US$8,999 ataupun setara dengan harga Rp 120 juta dalam jumlah terbatas. Biaya itu kira-kira sama dengan (moge) motor gede 500 cc.

Advan i4D Jadi Ponsel pintar 4G LTE Terlaris di Kelasnya

 
Advan memberitahukan bahwa ponsel pintar besutan mereka yakni Advan i4D menjadi salah 1 ponsel pintar 4G LTE terlaris di kelasnya. Tak kurang ratusan ribu unit telah ludes terjual.

Tjandra Lianto, Direktur Marketing Advan Digital berkata bahwa pihaknya terkejut melihat respond pasar begitu antusias. “Advan i4D jadi ponsel pintar 4G LTE terlaris di kelasnya. Dengan technology 4G LTE dan juga berbagai fitur terkini ditambah biaya terjangkau, cuma Rp700 ribuan, ponsel pintar saya benar-benar dapat melengkapi kebutuhan rakyat Indonesia,” ungkap Tjandra.

Pihaknya berkata bahwa penjualan tertinggi pada Advan i4D datang dari wilayah Jabodetabek 25%, Jawa Barat 23 %, lalu disusul Jawa Timur 22 persen, Jawa Tengah 21 persen sisanya daerah luar jawa. “Ini yang membuat saya bahagia. Product dalam negeri telah di hargai oleh pengguna tanah air,” lanjut Tjandra.Walau mempunyai biaya terjangkau, kemampuannya tak ketinggalan.